Mesin Mati Saat Mau Mendarat, Kapal Nelayan Terbalik Dihantam Gelombang
Peristiwa

Mesin Mati Saat Mau Mendarat, Kapal Nelayan Terbalik Dihantam Gelombang

Kretek,(bantul.sorot.co)--Nasib baik masih menaungi dua orang nelayan di Pantai Depok ,Parangtritis yang berhasil selamat setelah diterjang dahsyatnya gelombang laut selatan. Insiden itu terjadi akibat mesin kapal mati secara tiba-tiba saat keduanya hendak mendarat ke tepian pantai, pada Minggu (12/11/2017) pagi.

Kapal Rahmad Illahi yang dinahkodadi oleh Dimang (43) dan ditemani anak buah kapal, Roni ( 47) sedianya akan menepi setelah berhasil menangkap ikan di laut selatan. Sekitar jarak 50 meter dari daratan, tiba-tiba mesin mati karena rusak dan kapal pun terhenti. Nahas dalam waktu bersamaan gelombang laut datang menghempaskan kapal dan kedua nelayan tersebut.

Kapal dihantam gelombang air laut yang saat itu pasang, tingginya sekitar 3-4 meter. Kapal terbalik dan ikan hasil tangkapan tumpah,” ujar Anggota Sar Depok, Rohman S, saat ditemui sorot.co di Pos SAR Pantai Depok, Minggu siang.

Ia mengatakan, kedua nelayan selamat, namun ikan hasil tangkapan jenis layur yang diperkirakan seberat setengah kwintal terhempas. 

Tim Sar Pantai Depok yang melihat kejadian itu, dengan sigap kemudian melakukan pertolongan dengan terjun ke laut. Dibantu rekan-rekan sesama nelayan korban berhasil dievakuasi tim SAR denngan kondii selamat dan tidak mengalami luka berarti.

Usai kejadian nelayan langsung menjauh dari kapal mereka. Kapal juga berhasil dievakuasi dengan kerusakan pada katir. Untuk kerugian diperkirakan sekitar Rp 2 juta,” tandasnya.