Ziarahi Makam Udin, Cara Aktivis dan Awak Media Peringati Hari Pahlawan
Peristiwa

Ziarahi Makam Udin, Cara Aktivis dan Awak Media Peringati Hari Pahlawan

Bantul,(bantul.sorot.co)--Puluhan aktivitis dan awak media di Daerah Itimewa Yogyakarta berziarah ke makam Fuad Muhammad Safruddin, pada Jumat (10/11/2017) di Makam Padukuhan Gedongan, Desa Trirenggo, Kecamatan Bantul.

Selain untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional yang jatuh setiap tanggal 10 November, ziarah tersebut juga sebagai bentuk keprihatinan terhadap gagalnya pengungkapan kasus Udin. Meski sudah 21 tahun berlalu, namun kasus kematian mantan wartawan Harian Bernas tersebut, hingga saat ini belum terungkap.

Laki-laki 32 tahun kelahiran Bantul 18 Februari 1964 itu, meninggal dunia akibat dianiaya orang misterius pada tanggal 13 Agustus 1996 di depan rumah kontrakannya di Gelangan Samalo Jalan Parangtritis KM 13. Meski sempat dirawat di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, namun Udin akhirnya menghembuskannafs terakhir pada 16 Agustus 1996 karena menderita luka parah karena pukulan benda tumpul di bagian kepala belakang.

Kita ziarah selain ingin mendoakan almarhum agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Nya, kita ingin meneladani perjuangan almarhum, beliau ini sosok yang memegang prinsip dan memegang etika dan undang-undang. Ini perlu terus diteladani,” ujar Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY, Sihono.

Selain itu, lanjut Sihono, ziarah ini untuk menyampaikan kepada masyarakat jika wartawan itu kerjanya dilindungi undang-undang. Masih ada sebagian besar masyarakat yang belum memahami, sehingga kerja dari jurnalis tak jarang tidak dihargai namun justru mendapat perlakuan yang tidak semestinya. 

Ini sebagai kampanye, agar semua kalangan baik pemerintah maupun publik dapat memahami kebebasan pers,” tandasnya.