Usai Penutupan Karaoke Ilegal, Pemkab Bantul Bakal Bersihkan Prostitusi di Kawasan Pantai Selatan
Hukum & Kriminal

Usai Penutupan Karaoke Ilegal, Pemkab Bantul Bakal Bersihkan Prostitusi di Kawasan Pantai Selatan

Bantul,(bantul.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul tak main-main untuk membersihkan kawasan objek wisata Pantai Selatan dari bisnis hiburan ilegal dan praktik bisnis esek-esek terselubung.

Setelah puluhan karaoke ilegal ditutup secara permanen, kini Pemkab Bantul berencana bakal membongkar sarang praktik prostitusi ilegal yang bertahun-tahun dijalankan di objek wisata unggulan Kabupaten Bantul ini.

Akan kita hentikan prostitusi, di samping praktik itu melanggar hukum, juga melanggar nilai-nilai kesusilaan dan nilai-nilai agama,” ujar Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, Kamis (09/11/2017).

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, praktik prostitusi di kawasan tersebut sudah berjalan bertahun-tahun, namun sampai saat ini masih menyisakan masalah klasik. Berulang kali petugas melakukan razia, namun praktik tersebut kembali muncul. 

Para pemuas nafsu syahwat di tempat itu seolah tak pernah habis, meski secara nyata melanggar Perda Kabupaten Bantul Nomor 05 Tahun 2007 tentang Larangan Pelacuran.

Sudah bebertahun-tahun, akan ditertibkan sesuai peraturan, dan bertahap,” tandasnya.

Ditambahkan Sekretaris Satpol PP Bantul, Bayu Jatibroto, selama ini Pemkab Bantul hanya menggelar razia-razia rutin dan penindakan sesuai peraturan yang ada. Namun langkah itu, justru tidak memberikan efek jera. Menurutnya, banyak pihak yang mempunyai kepentingan dalam bisnis itu di antaranya tempat penginapan, mucikari, para perempuan penjaja seks dan juga lelaki hidung belang.