Puluhan Tempat Karaoke Ilegal Ditutup, Bagaimana Nasib Para Pemandu Lagu?
Hukum & Kriminal

Puluhan Tempat Karaoke Ilegal Ditutup, Bagaimana Nasib Para Pemandu Lagu?

Kretek,(bantul.sorot.co)--Pemerintah Daerah (Pemda) Bantul secara resmi menutup permanen puluhan karaoke yang beroperasi di kawasan Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kamis (09/11/2017) pagi. Dengan mengerahkan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polres Bantul sedikitnya 65 karaoke ilegal yang telah beroperasi bertahun-tahun tersebut ditutup.

Kemarin sudah kita sampaikan surat peringatan untuk menutup, peringatan pertama, kedua dan ketiga. kemudian hari ini kita sampaikan surat untuk menutup secara permanen,” ujar Sekretaris Satpol PP Bantul, Bayu Jatibroto.

Dikatakan Jati, selama memberi surat peringatan hingga penutupan pihak pemilik tidak melakukan komplain maupun konfirmasi. Sementara itu, pasca dilayangkan surat penutupan permanen, pengusaha karaoke dilarang membuka bisnis yang sarat dengan prostitusi tersebut. 

Ia mengancam, jika para pengelola karaoke nekat membuka pasca penutupan ini, pihaknya tidak akan segan-segan menindak secara tegas sesuai dengan regulasi yang ada.

Sementara itu, salah satu pengusaha karaoke asal Magelang Jawa Tengah, Sukarelawati mengaku keberatan usahanya tersebut ditutup pemerintah kabupaten Bantul. Namun demikian pihaknya pun akan mematuhi dengan menutup usaha yang ia rintis dua tahun terakhir.

Saya keberatan sebenarnya, kerjaan saya cuma ini. Ini juga menghidupi 5 LC yang sekarang pada pindah di Kota Jogja dan Purwosari,” ujarnya.

Bangunan yang digunakan tempat karaoke yang ia kelola merupakan hasil menyewa dari warga setempat dengan nilai sewa per tahun Rp 12 juta. Rencananya, bangunan itu akan ia gunakan untuk membuka salon.