Seorang Blandong Kayu Tewas Saat Menebang Pohon Mahoni di Hutan Dlingo
Peristiwa

Seorang Blandong Kayu Tewas Saat Menebang Pohon Mahoni di Hutan Dlingo

Dlingo,(bantul.sorot.co)--Nasib tragis dialami Basuki, warga Padukuhan Sukorame, RT 20, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo. Laki-laki 48 tahun ini tewas setelah mengalami kecelakaan saat menebang kayu mahoni di alas dekat hutan Pinus Asri, pada Minggu (24/09/2017) pagi..

Babhinkamtibmas Desa Mangunan, Aipda Agus Purnomo mengatakan, kejadian nahas yang sempat membuat geger warga itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Korban saat itu bersama tiga orang rekannya sesama blandong hendak menebang pohon mahoni yang ia beli dari warga setempat.

"Pohon ditebang dengan menggunakan mesin senso," ujarnya, Minggu sore.

Petaka datang saat korban yang dibantu rekan-rekannya itu mulai memotong batang pohon mahoni tersebut. Tanpa mereka sangka pohon dengan ukuran lingkar batang sekitar 1 meter itu roboh sebelum proses pemotongan selesai.

"Pohon itu njepat, mengenai dagu korban hingga membuatnya terpental. Korban jatuh dan kepalanya terbentur batu," tutur Aipda Agus Purnomo.

Akibatnya, korban menderita luka cukup parah dan rekan-rekannya langsung memberikan pertolongan dengan membawanya ke Rumah Saskit Nur Hidayah Jetis. Namun demikian, setibanya di rumah sakit korban sudah dinyatakan sudah meninggal dunia.

Dari pemeriksaan sementara, kata Aipda Agus Purnomo, kecelakaan yang terjdi disebabkan kurang memperhitungkan faktor keselamatan. Pada bagian ujung pohon tidak dipangkas, sehingga membuat beban berat dan roboh sebelum proses gergaji pohon itu rampung.

"Keluarga menerima sebagai musibah, sementara korban sudah dimakamkan pada Minggu petang," pungkasnya.