Orang Tua Duo Jambret Pelajar Berharap Hukuman Ringan
Hukum & Kriminal

Orang Tua Duo Jambret Pelajar Berharap Hukuman Ringan

Pajangan,(bantul.sorot.co)--Duo pelajar pelaku penjambretan di Padukuhan Watugedug desa Guwosari kecamatan Pajangan, diketahui membolos sekolah. Bukannya mengikuti pelajaran di sekolah, kedua pelajar YRS (15) warga Kaliberot Desa Argomulyo Sedayu dan JBF (17) warga Gamping Kidul Ambarketawang Gamping Sleman, melah keluyuran pada saat jam belajar.

Saat menjalankan aksinya, keduanya masih mengenakan seragam sekolah lengkap dengan tas berisi buku dan alat-alat tulis. Sial, aksinya diketahui warga dan berhasil ditangkap beramai-ramai di wilayah padukuhan Bungsing Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan. Orang tua dari salah satu pelaku sempat tidak percaya dengan aksi yang dilakukan anaknya.

Pamitnya dia sekolah, saya kaget dapat kabar melalui media sosial ada foto anak saya itu,”ujar Junarso (41) orang tua dari JBF, saat ditemui sorot.co, rabu (13/9).

Ia tak menyangka sama sekali jika putranya yang masih duduk di bangku SMA kelas X tersebut terlibat dalam kejahatan. Junarso yang hanya bisa tertunduk lesu sambil memandangi putranya. Ia hanya bisa pasrah dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya ke aparat kepolisian. 

Namun demikian, pihaknya berharap agar putranya tersebut mendapat keringanan hukuman lantaran usianya yang masih belia dan masih pelajar.

Masih sekolah, dan saya sebagai orang tua akan selalu mengawasi dan memberikan pembinaan,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Pajangan AKP Suyanto mengatakan, meski dua pelaku tersebut masih berstatus pelajar, namun tidak akan mempengaruhi proses hukum. Suyanto menegaskan, bakal menjerat dua pelajar tersebut sesuai pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 9 tahun penjara.

Meski masih pelajar dan masih di bawah umur, proses hukum tetap jalan terus,” katanya.