Gas Melon Langka, Agen Tambah Pasokan ke Pangkalan
Ekonomi

Gas Melon Langka, Agen Tambah Pasokan ke Pangkalan

Bantul,(bantul.sorot.co)--Menyikapi terjadinya kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang terjadi di beberapa wilayah Bantul, pihak agen elpiji telah melakukan upaya untuk mengantisipasi agar kelangkaan tidak semakin meluas.

Koordinator Agen Elpiji Bantul Roni Hendro Wibowo, mengungkapkan, kelangkaan yang terjadi di wilayah Bantul dan beberapa daerah di DIY merupakan efek domino dari kelangkaan yang terjadi wilayah sekitar DIY. Guna mengantisipasi agar kelangkaan tidak semakin meluas dan berkepanjangan, pihak agen di Bantul telah melaukan penambahan pasokan ke sejumlah pangkalan di Bantul.

Terjadinya kelangkaan di DIY itu yang terakhir, bahwa lingkungan DIY di Jawa Tengah seperti Solo, Magelang, Cilacap, itu terjadi kelangkaan sehingga merembet ke wilayah DIY. Kami sudah mengajukan kuota fakultatif (tambahan) ke Pertamina untuk daerah yang terjadi kelangkaan,” ungkap Roni Hendro Wibowo, dihubungi Rabu (13/9/2017).

Ia menegaskan, kuota falultatif diberikan untuk semua pangkalan di wilayah Bantul agar stok di semua wilayah tersedia. Pihaknya belum menyebut secara pasti jumlah kuota fakultatif yang diberikan oleh Pertamina, namun diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu tabung per hari.

Dengan adanya tambahan kuoat tersebut, ia yakin dalam waktu sepekan ke depan kondisi akan kembali normal, baik stok maupun harga di tingkat konsumen. Ia mencontohkan, kondisi kelangkaan di Kecamatan Dlingo sudah mulai normal paska penambahan kuota yang disistribusikan k pangkalan di wilayah itu.

Dalam beberapa hari ke depan saya rasa kelangkaan sudah tidak ada dan harga akan kembali normal. Seperti di Kecamatan Dlingo, dari lima agen yang ada semua menambah pasokan pada Jumat dan Sabtu, dan kita cek lagi pada Senin kemarin, stok masih menumpuk,” ujarnya.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kejadian kelangkaan seperti ini, pihak agen sendiri telah mewanti-wanti agar setiap pangkalan untuk melayani masyarakat di sekitar terlebih dahulu. Pihak agen juga memberikan surat edaran dan himbauan untuk pangkalan agar menjual sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi).