Jual Tanah Kas Desa, Kejari Bantul Bidik Oknum Pamong Desa Trimulyo
Hukum & Kriminal

Jual Tanah Kas Desa, Kejari Bantul Bidik Oknum Pamong Desa Trimulyo

Bantul,(bantul.sorot.co)--Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bantul, Ketut Sumedana mengatakan, oknum aparat Pemerintah Desa (Pemdes) Trimulyo, Kecamatan Jetis, diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus pengelolaan tanah kas desa.

Oknum Pemdes Trimulyo tersebut memperjualbelikan dan menyewakan tanah milik Sultan Ground (SG) tersebut, tanpa dilengkapi dengan legalitas atau perizinan yang sah.

Dibisniskan oleh oknum aparat pemerintah desa kerja sama dengan mantan Kepala Desa dan pengusaha di sana (Desa Trimulyo),” ujar Kajari Bantul, Ketut Sumedana, ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/08/2017).

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang merasa curiga dengan tindakan oknum tersebut karena telah menyewakan dan menjual tanah kas desa. Jajaran kejaksaan langsung melakukanan penyelidikan secara intensif dalam dua bulan terakhir ditemukan adanya dugaan kerugian negara. Aset milik pemerintah desa itu disewakan ke mantan Kepala Desa dan selanjutnya dibangun puluhan ruko. 

Sementara itu, Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bantul, Basuki Wiryawan mengatakan, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi terkait kasus tersebut. Pihaknya pun menyebut jika kerugian negara dalam jual beli dan sewa menyewa ilegal tersebut ada kerugian negara mencapai Rp 300 juta.

Sementara, meski sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi beberapa pihak terkait, penyidik belum menetapkan uknum tersebut menjadi tersangka.